Penanganan Cepat "Morning Sickness", Gejala Hamil di Trimester Pertama

Penanganan Cepat "Morning Sickness", Gejala Hamil di Trimester Pertama

Morning sickness adalah gejala awal kehamilan yang umumnya dialami pada masa trimester pertama. Jika telat haid terjadi dan mengalami morning sickness, maka tes kehamilan setelah berapa hari telat haid bisa dilakukan. 

Gejala pusing yang disertai mual dan muntah ini sering mengakibatkan rasa lemas yang berlebihan. Gejala awal ini harus cepat ditangani dengan cara ini.

1. Mengonsumsi Minuman Hangat

Minuman hangat adalah salah satu upaya untuk meredakan gejala morning sickness. Rasa pusing, mual, dan muntah yang umumnya menyerang di pagi hari dapat diatasi dengan baik. Setelah bangun tidur, usahakan mengonsumsi air putih untuk melancarkan metabolism. Setelah itu, Anda bisa mengonsumsi minuman hangat agar tubuh menjadi rileks.

Minuman hangat yang bisa dikonsumsi adalah susu, teh, atau jahe. Susu khusus ibu hamil dapat meningkatkan stamina dan cocok untuk mengatasi berbagai gejala kehamilan. Teh sebagai antioksidan dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Minuman jahe hangat juga membantu menghangatkan tubuh dan meredakan mual.

2. Menghirup Udara Segar

Udara segar di pagi hari juga bisa menjadi treatment untuk meredakan gejala morning sickness yang muncul di pagi hari. Anda dapat menyegarkan tubuh dengan menghirup udara segar tersebut sambil bersantai di teras rumah. Kebiasaan ini akan menyehatkan pernapasan sekaligus meredakan gejala morning sickness karena Anda bisa jauh lebih rileks. Metabolism tubuh juga makin lancar.

3. Menghindari Bau yang Menyengat

Munculnya gejala morning sickness tentu saja diakibatkan oleh perubahan hormon saat hamil. Rasa mual dan muntah yang dialami bisa semakin menguat apabila dipicu oleh bau yang menyengat. Sensitivitas pada bau yang menyengat tersebut sangat umum terjadi pada ibu hamil. Jika demikian, maka harus mengenali bau yang memicu mual dan muntah tersebut.

Sensitivitas pada bau tersebut tentu tidak semuanya. Oleh karena itu, pengenalan perlu dilakukan. Hindarilah aroma menyengat yang memang benar-benar memicu rasa mual dan muntah tersebut agar gejala mual dan muntah tidak semakin parah.

4. Sarapan dengan Camilan Ringan

Morning sickness ini merupakan gejala awal kehamilan. Jika gejala ini muncul saat Anda telat haid, lakukan tes kehamilan setelah berapa hari telat haid untuk memastikannya. Demi menjaga kondisi kesehatan tubuh, jangan lupa selalu sarapan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.

Jika nafsu makan berkurang karena morning sickness, maka Anda bisa mengonsumsi camilan ringan sebagai menu sarapan. Meskipun demikian, tetaplah mengonsumsi camilan yang sehat. Anda dapat mengonsumsi sereal, roti, salad, biskuit, atau buah-buahan berserat. berbagai menu tersebut akan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh demi menjaga kesehatan ibu dan janin.

Seiring berjalannya waktu, Anda harus melatih agar nafsu makan kembali seperti semula. Jika kondisi tubuh tetap prima, nafsu makan juga akan meningkat. Gejala Morning sickness ini juga akan berangsur menghilang seiring bertambahnya usia kehamilan akibat hormon yang semakin stabil.

Munculnya gejala morning sickness ketika Anda telat haid memperkuat kemungkinan Anda benar-benar hamil. Lakukan tes kehamilan setelah berapa hari telat haid untuk memastikan kebenarannya. Agar kondisi tetap prima, upaya penanganan morning sickness tersebut harus segera dilakukan. Orami Magazine sudah memuat berbagai tips penanganan secara detail.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Miftah Jazan Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger